Mendengar berita di televisi dan koran-koran, bahwa beredar mainan anak-anak yang berbentuk jarum suntik yang dijual oleh pedagang mainan keliling yang biasanya suka nongkrong di depan-depan sekolah. Mereka biasanya menyasar sekolah-sekolah dasar yang notabene nya adalah anak-anak. Mainan itu dijual dengan harga Rp.500 yang tujuannya agar anak-anak sekolahan (khususnya SD), mudah untuk membelinya karena harganya terjangkau. Anda bisa bayangkan bahwa jarum suntik tersebut berasal dari Limbah Rumah Sakit yang dengan gampang diperoleh dan didaur ulang menjadi mainan, atau bahkan dijual kembali di apotek? Higienis atau tidaknya, itu menjadi urusan no.2. Masalahnya adalah, jika saja jarum suntik bekas tersebut tercemar penyakit mematikan, bagaimana nasib anak-anak yang menjadi korban pedagang mainan jarum suntik tersebut? Hanya dengan Rp.500, masa depan anak-anak kita terancam penyakit mematikan.. iihhh..kok dunia ini semakin pelik ya? Begitu jahat caranya mereka untuk mencari penghasilan. Menjual penyakit berbahaya bahkan mematikan hanya dengan Rp.500. Saya jadi ragu akan kualitas jarum suntik yang dijual di Rumah Sakit maupun di Apotek. Higienis atau nggak ya?? Ngeriiiii dehhh... saya hanya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar orang-orang biadab tersebut yang mati dimakan salah satu penyakit berbahaya. Bahkan bila perlu, 7 turunan sekalian..
Momok jarum suntik
27 October 2008
Monday, October 27, 2008 | Label: Jarum suntik, Mainan jarum suntik |
This entry was posted on Monday, October 27, 2008 and is filed under Jarum suntik , Mainan jarum suntik . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
8 comment:
Knncinya.. ttp barhati-hati dan mawas diri.. g perlu mencoba-coba hal2 yg g da gunanya.. benar g..?? Salam Kenal
emang udah ga bisa terkontrol deh yang kaya ginian. selalu ada barang baru (walaupun hasl limbah sekalipun) yang bisa bikin orang bengong gak percaya. wew
Jarum Suntik yah, dulu kalo ada suntik dari puskesmas di sekolah dasar aku langsung lari ngibrittttt pulang sambil nangissss, maaak maakkkk :))
hahahaha... saya dulu juga suka main suntik2an itu... tapi ga sama jarumnya...
Untung abang dari kecil takut dengan yang namanya jarum suntik tuh ... hue he he
waduh kalo jarumnya ujungnya lancip, ngeri ngeliatnya apalagi kalo ketusuk. Harusnya jarumnya dari kertas mainan aza biar aman :)
anak2 itu biasa nya maen dokter2an ato pistol2an pake suntikan. Dulu, saya juga pernah beli waktu SD. Gada jarumnya kog, cuma ada tabung syringenya itu. Mungkin dari pihak RS juga perlu manajemen pembuangan yg lebih aman, supaya gak terambil pemulung :)
aya hanya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar orang-orang biadab tersebut yang mati dimakan salah satu penyakit berbahaya. Bahkan bila perlu, 7 turunan sekalian.. ==> Hehehe jgn smp 7turunan kale kn turunanNa ga tau dosa engkongNa ^_^
Post a Comment